IMT-GT menyediakan kerangka kerjasama sub-regional. IMT-GT mendorong pertumbuhan ekonomi yang dipimpin oleh sektor swasta dan memfasilitasi pengembangan sub-wilayah secara keseluruhan dengan memanfaatkan komplementaritas yang mendasarinya serta keunggulan komparatif dari masing-masing negara anggota.

Kerjasama IMT-GT bertjuan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang dipimpin oleh sektor swasta di wilayah IMT-GT dengan:

Meningkatkan perdagangan dan investasi dengan memanfaatkan dasar ekonomi yang saling melengkapi serta keunggulan komparatif
Meningkatkan ekspor ke seluruh dunia dengan meningkatkan daya saing ekspor dan investasi
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kesempatan kerja, Pendidikan, sosial dan budaya di Kawasan IMT-GT
Mendorong sector swasta untuk memainkan peran utama, sementara sector public memfasilitasi dan mendukung sebanyak mungkin
Kerja sama IMT-GT bersifat Private Driven dimana para pelaku usaha diharapkan menjadi motor penggerak kerja sama sedangkan pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator. Wadah bagi para pelaku usaha adalah Joint Business Council (JBC).

SEKRETARIAT NASIONAL IMT-GT

Tim Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Sub Regional IMT-GT dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang sekaligus sebagai Signing Minister untuk kerja sama dimaksud.

Sekretariat Nasional (Setnas) Kerja Sama Ekonomi Sub-Regional IMT-GT berada di bawah koordinasi Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Tugas pokok dan fungsi utama Setnas adalah membangun koordinasi, sinkronisasi, perumusan, pemberdayaan, dan pengendalian kebijakan di bidang kerja sama ekonomi sub-regional.  
Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle|

Tentang IMT-GT

Kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dibentuk secara resmi pada tanggal 26 Maret 1993. Kerja sama tersebut bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah yang termasuk dalam wilayah kerjasama IMT-GT
IMT-GT menyediakan kerangka sub-regional untuk mempercepat kerja sama ekonomi dan integrasi negara-negara anggota dan provinsi di tiga negara. IMT-GT mendorong pertumbuhan ekonomi yang dipimpin oleh sector swasta dan memfasilitasi pengembangan sub-wilayah secara keseluruhan dengan memanfaatkan komplementaritas yang mendasarinya dan keunggulan komparatif dari negara-negara anggota.

Kerjasama IMT-GT bertujuan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang dipimpin oleh sector swasta di wilayah IMT-gt dengan:

  • Meningkatkan perdagangan dan investasi dengan memanfaatkan dasar ekonomi yang saling melengkapi serta keunggulan komparatif
  • Meningkatkan ekspor ke seluruh dunia dengan meningkatkan daya saing ekspor dan investasi
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kesempatan kerja, Pendidikan, sosial dan budaya di Kawasan IMT-GT
  • Mendorong sector swasta untuk memainkan peran utama, sementara sector public memfasilitasi dan mendukung sebanyak mungkin
Kerja sama IMT-GT bersifat Private Driven dimana para pelaku usaha diharapkan menjadi motor penggerak kerja sama sedangkan pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator. Wadah bagi para pelaku usaha adalah Joint Business Council (JBC).

SEKRETARIAT NASIONAL IMT-GT

Tim Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Sub Regional IMT-GT dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang sekaligus sebagai Signing Minister untuk kerja sama dimaksud.

Sekretariat Nasional (Setnas) Kerja Sama Ekonomi Sub-Regional IMT-GT berada di bawah koordinasi Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Tugas pokok dan fungsi utama Setnas adalah membangun koordinasi, sinkronisasi, perumusan, pemberdayaan, dan pengendalian kebijakan di bidang kerja sama ekonomi sub-regional.