Tujuan di balik pembentukan BIMP-EAGa adalah untuk mempercepat pembangunan ekonomi di “area focus” empat negara yang meskipun secara geografis jauh dari ibu kota negara masing-masing tetapi berada dalam kedekatan wilayah pada Kawasan yang memiliki sumber daya yang melimpah. Inisiatif BIMP-EAGA didorong oleh pasar dan beroperasi melalui struktur organisasi yang terdesentralisasi yang melibatkan empat pemerintah dan sector swasta. Salah satu harapan prakarsa BIMP-EAGA dapat mendorong partisipasi sector swasta dan kegiatan pasar.
Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area|

Tentang BIMP-EAGA

Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) merupakan kerja sama ekonomi sub regional yang mencakup wilayah timur ASEAN. BIMP-EAGA dibentuk pada tahun 1994 dengan tujuan utama meningkatkan kerja sama ekonomi dan integrasi di antara wilayah anggotanya utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja sama BIMP-EAGA.
Tujuan di balik pembentukan BIMP-EAGa adalah untuk mempercepat pembangunan ekonomi di “area focus” empat negara yang meskipun secara geografis jauh dari ibu kota negara masing-masing tetapi berada dalam kedekatan wilayah pada Kawasan yang memiliki sumber daya yang melimpah. Inisiatif BIMP-EAGA didorong oleh pasar dan beroperasi melalui struktur organisasi yang terdesentralisasi yang melibatkan empat pemerintah dan sector swasta. Salah satu harapan prakarsa BIMP-EAGA dapat mendorong partisipasi sector swasta dan kegiatan pasar.

Kerjasama BIMP-EAGA bertujuan untuk meningkatkan perdagangan, pariwisata dan investasi di dalam dan di luar sub-regional dengan:

  • Memfasilitasi pergerakan bebas orang, barang dan jasa
  • Memanfaatkan sebaik-baiknya infrastruktur dan sumber daya alam Bersama
  • Mengambil manfaat sepenuhnya dari komplementasi ekonomi

Kerja sama BIMP-EAGA bersifat Private Driven dimana para pelaku usaha diharapkan menjadi motor penggerak kerja sama sedangkan pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator. Wadah bagi para pelaku usaha adalah BIMP-EAGA Business Council (BEBC).

  • Tim Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Sub Regional BIMP-EAGA dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang sekaligus sebagai Signing Minister untuk kerja sama dimaksud.
  • Sekretariat Nasional (Setnas) Kerja Sama Ekonomi Sub-Regional BIMP-EAGA berada di bawah koordinasi Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Tugas pokok dan fungsi utama Setnas adalah membangun koordinasi, sinkronisasi, perumusan, pemberdayaan, dan pengendalian kebijakan di bidang kerja sama ekonomi sub-regional.